Saturday, April 26, 2014

Kuala Lumpur - Bali [Hari 8]

wah maaf nih lama tidak melanjutkan chapter kuala lumpur ini, kemarin sih memang lagi malas banget dan ditambah dengan galau karena kemarin-kemarin lagi mau beli HP Motorola moto G dan Zenfone 4 dan setelah cari disana sini sulit sekali mendapatkan HP ini karena baru lunching jadilah stoknya terbatas...#mmm....kok jadi curhat gini ya...#

[Tgl 18-Feb-2014]

Ok kita lanjut ceritanya.
Hari ini adalah hari dimana kami pulang kembali ke indonesia yaitu Bali, karena itu pagi jam 8 kami sudah dibagunkan untuk segera pergi sarapan pagi. Dan singkat cerita kami sampailah disatu depot yang masih sepi pagi itu dan langsung suami dari cecenya istriku memesan sejumlah makanan untuk kami sarapan pagi itu #banyak bb2 menunya makanya laziz banget dah#.






Setelah menunggu akhirnya datanglah sarapan kami, dan seperti yang bisa dilihat diatas makanan ini sangat-sangat meningkatkan selera kami pagi itu dan dengan cepat kami semua makanan. Tetapi mungkin masih pagi ada beberapa lauk yang tidak mampu kami habiskan ya..mungkin masih pagi jadi perut kami masih malu-malu untuk memakan makanan tersebut.

Beres sarapan pagi kami kembali ke rumah untuk beres-beres agar siang harinya kami siap untuk pergi ke bandara LCCT. Dan tepat jam 3 sore kami berangkat menuju ke Bandara tetapi karena waktu itu cecenya mau singgah dulu di Putrajaya untuk melihat-lihat dan foto-foto sebentar #ternyata ini hampir membuat kami malapetak waktu itu....#

Setelah muter-muter akhirnya kami sampai juga di daerah Putrajaya yaitu suatu kawasan yang dikhususkan untuk seluruh pemerintahan Malaysia jadi dikawasan ini semua yang berbau pemerintah ada disana dan dijadikan 1 kawasan agar jika mengurus sesuatu gampang gak ribet. Dan setelah  puas jalan + foto-foto kami langsung segera berangkat ke bandara LCCT.

Sesampai di LCCT ternyata jam sudah menunjukan pukul 6 malam, dan ini yang membuat aku was was, kenapa was was karena kami belum drop baggage jadi takut tutup counter untuk taruh bagasi kami. Dan setelah sampai dikonter setelah berlari-lari apa yang aku takutkan terjadi yaitu kami tidak bisa taruh bagasi kami karena konter tujuan bali sudah di tutup #tepokjidat dan gigit jari dah#

Karena binggung aku dan cecenya istriku mencoba bertanya ke beberapa konter yang ada disitu dan mereka tetap tidak mau terima bagasiku, dan ternyata disitu ada 1 pegawai airasia yang kami juga meminta bantuan dan syukurlah dia menyuruh kami mencoba ke konter paling pojok sekali #sangking binggung sampai lupa nama konternya# pada waktu berjalan ternyata yang kami cari tidak ketemu juga dimana nih konter akhirnya pegawai tadi itu lewat lagi jadi ya kami nanya lagi, tetapi dijawab dengan sedikit kasar #karena waktu itu kami terburu-buru jadilah kami tidak hiraukan#  Dan sampailah kami dikonter dan langsung lapor bahwa kami terlambat check in + taruh bagasi, tetapi ada yang aku lupa juga ternyata belum print boarding pass juga #tepokjidat kedua dah# akhirnya larilah mencari istriku karena tiket waktu itu ada di tab samsung, ya.. dengan sedikit ngomel-ngomel tuh pegawai airasia tetap melayani kami dengan sangat profesional dan kami diberikan boarding pas dan bagasi kami ditimbang dan lolos masuk ke pesawat, tetapi ternyata kami masih belum bisa santai karena kami harus cepat-cepat ke gate yang jauh dan harus melewati imigrasi yang mungkin rame waktu itu.

Setelah berjuang sedikit lari kami akhirnya sampai juga di bagian imigrasi, dann... apa yang kutakutkan terjadi imigrasi rameeee banget antriannya kayak ular... wah binggung dah apa nih yang harus dilakukan kami waktu itu hanya punya waktu kurang lebih 40-50 menit sebelum ditinggal oleh pesawat kami. Setelah mencoba antri kami tetap masih was was dan binggung apa yang harus kami lakukan agar bisa lewat secepatnya di imigrasi ini.

Dan untunglah istriku waktu itu sangat berani, karena waktu itu dia melihat ada pasangan indonesia yang kebetulan lagi antrian sangat dekat dengan imigrasi, jadilah kami meminta ke pasangan tersebut untuk bisa memotong antrian mengikuti mereka dan syukurlah mereka mengizinkannya tetapi sempat orang belakang juga protes tetapi kami cukup menjelaskan dengan inggris yang berantakan dan mereka ternyata baik banget dan mengizinkan kami untuk didepan mereka.

Kemudian setelah kami melewati imigrasi tanpa hambatan, kami tanpa basa basi langsung jalan cepat mencari gate 10 tempat mangkalnya airasia waktu itu dan memang bener ini tempatnya jauuuhhh banget, waktu itu aku kasihan sama istriku yang hamil-hamil disuruh lari-lari untung tidak apa-apa #wheww..# Dan akhirnya perjuangan kami tidak sia-sia kami sampai juga di atas pesawat dan ternyata penumpang sudah penuh #paling telat dah kami waktu itu...hehehe...#

Tidak pakai lama setelah kami masuk pesawat Airasia langsung berangkat menuju Bali, dan kami pun bisa istrahat setelah perjuangan yang panjang tadi.

Datanglah 2 jam di bandara karena menurut aku itu bukan jeda waktu lama, karena untuk penerbangan international waktu itu sangat pas karena harus melewati banyak prosedur yaitu check in, Imigrasi, mencari gate, Scaner barang dll jadi jangan dianggap remeh ya..
Perjalanan kami menuju ke Bali tidak ada hambatan yang berarti kami dapat sedikit beristirahat, tetapi waktu itu yovan tidak mau tidur jadilah itu pertama kali dia terbang dalam keadaan sadar dan untunglah dia tidak rewel sedikit pun waktu itu selama 3 jam.

Tepat jam 10 malam kami mendarat dengan selamat di Bandara international Ngurah Rai Bali dan tanpa hambatan kami turun dari pesawat dan proses imigrasi lancar serta mengambil bagasi kami.


Waktu itu kami mendarat di bandara baru Ngurah Rai, dan sialnya kami belum makan malam dan setelah mencari di area kedatangan international ternyata tidak ada makanan yang cukup kantong seperti Mcd, KFC ataupun Solaria. Dan karena sudah capek putar-putar kami memutuskan untuk makan di salah satu cafe diarea tersebut dan seperti biasa harga makanannya menguras kantong tentunya #nangis gak tega sih.. tapi karena lapar ya mau gimana lagi dah#

Booking Tune Hotel untuk 2 malam di Bali.

Kode booking terpisah karena tiba-tiba ingin explorer Bali 1 hari full


Setelah makan kami lanjut mencari taxi untuk menuju Hotel semula kami yaitu Tune Hotel Legian, dan mungkin karena sudah malam harga taxi agak naik yaitu 90rb menuju Tune Hotel Legian. Dan perjalanakan ke hotel mulus lah hanya sial aja nih taxi gak mau masuk gang, jadilah kami harus mengeret koper untuk ke area resepsionis Tune Hotel. Proses check in cepat tanpa kendala dan kami langsung masuk kamar untuk istrahat karena besok kami akan full 1 hari jalan-jalan keliling Bali untuk pertama kalinya.

[Hari 7] Satu Hari penuh di Kuala Lumpur

[Hari 9 & Hari 10] Satu Hari Keliling Bali  - TAMAT


Artikel Terkait..

No comments:

Post a Comment